Pages Navigation Menu

DEPKES NO 448.2/26/BPPT/IV/2011

MENGATASI EMOSI ANAK

Apakah anda mempunyai anak sekitar 3 th? Bagaimana emosinya? Apakah sering meledak-ledak? Kalau tidak dituruti akan naik intensitas emosinya?

Hal itu juga saya alami dengan anak saya. Dan saya terus terang sampai bertanya-tanya, apa ada hal yang salah dengan cara saya mendidik anak saya?

Saya selama ini sudah melakukan apa yang saya tau, tapi kok anak saya seperti ini ya? Saya sudah berikan kebebasan/tidak pernah memberikan kata-kata jangan dan lain lain. Tapi kenapa emosinya rasanya semakin naik?

Saya juga tau fase anak saya adalah fase egosentris, tapi kok ya sampai begitu ya?? Saya sampai bertanya pada diri sendiri, bagaimana membedakan antara manja dan memberikan otoritas /otonomi/kebebasan melakukan sesuatu pada anak?

Karena ilmu parenting itu sangat luas saya cari tau dari baca buku sampai akhirnya konsultasi …. (walaupuan saya tau tentang parenting, tapi saya juga masih perlu konsultasi lho….hehehehe)

AKhirnya diambil strategi begini:

Kita tau bahwa anak umur sekitar 3 th itu emosinya tinggi karena dia inigin mengatakan sesuatu tapi bahasanya belum nyampe ditambah juga dengan fase egosentris .

Fase 3 th ini juga fase fase “pemberontakan” sehingga kita harus mengajari anak mana yang baik dan mana yang tidak baik

Jadi ketika dia menangis, kita Tanya terus sama dia:

“Kamu mau ini ya(sebutin)?” …masih nangis

“Kamu mau ini ya (sebutin yang lain)?”…eeehhh…masih nangis juga

“Kamu mau ini ya(sebutin yang lain lagi)?”..eeehhh nangisnya tambah kenceng

Ketika kita bingung ga tau apa lagi katakan :

”mama belum ngerti apa yang kamu katakan, kamu bisa tunjukin pada mama.”

Respon si anak : (masih belum mau nunjukin)

Katakan : “Oke mama tunggu kamu sampai selesai menangis, kamu semakin hari semakin tau kalau kamu bisa ngomong sama mama apa yang kamu ingin , kalau kamu menangis mama ga tau apa maksud kamu”

(maksud dari kalimat ini adalah: mengajarkan pada anak, bahwa tidak semua masalah itu harus diselesaikan dengan nangis, anak ngomong aja dan kita bantu cari selesaikan masalahnya. Lihat lagi kalimatnya : Semakin hari kamu semakin bisa ngomong apa yang kamu inginkan-ini adalah sugesti)

Akhirnya setelah kami melakukan hal ini terus menerus…..

Anak kami mulai dapat mengekspresikan apa yang diinginkan, jika selama ini menangis saja sekarang bisa MENGATAKANNYA dan bahkan sambil nangis bisa MEMPERAGAKAN apa yang dia mau atau MENUNJUKKAN APA yang dia mau

Ah leganya hatiku hehehhehe

Cara ini juga bisa anda terapkan pada balita anda, tidak harus 3 th kok J

Semoga bermanfaat.

Salam bahagia,sehat dan sukses

Jimmy K Santosa