Pages Navigation Menu

DEPKES NO 448.2/26/BPPT/IV/2011

Hypnotherapy untuk anak

Banyak orang bertanya-tanya apakah hipnoterapi(hypnotherapy) bisa diterapkan pada anak?

Apakah hipnoterapi itu berbahaya bagi anak?

Apakah hasil terapinya permanen?

Itu adalah sedikit dari banyak pertanyaan yang berhubungan dengan hipnoterapi/hypnotherapy untuk anak.

Hipnoterapi pada anak tentu berbeda dengan hipnoterapi yang dilakukan pada remaja atau orang dewasa. Yang dimaksud dengan anak disini adalah anak dengan usia antara 0 -12 th, jika sudah lebih dari 12 th maka dikatakan remaja dan penanganannya seperti yang dilakukan pada orang dewasa.

Hipnoterapi yang dilakukan pada anak itu sangat aman, karena kita hanya memakai imaginasi anak untuk membereskan masalah anak.  Anak-anak mempunyai imaginasi yang sangat kuat dan tinggi, jadi kita memanfaatkan hal ini untuk menerapi mereka.

Misal nih : anak tidak mau makan sayur, maka kita buat cerita dimana dia melihat tokoh kesayangannya , bisa sponge bob atau barney , makan sayur dengan lahap dan kemudian tokoh pujaannya itu mengatakan pada si anak bahwa makan sayur itu enak, dan kemudian bersama-sama dengna tokoh pujiannya makan sayur dan tokoh pujiannya mengatakan/menegaskan kembali bahwa makan sayur itu enak dan semakin hari semakain enak dan menyenangkan.

Itu contoh cerita terapi anak dengan  menggunakan hipnoterapi. Cukup mudah bukan?

Tantangan dalam menerapi anak adalah bagaimana supaya kita, terapis dapat bergaul dengan cepat dengan anak dalam waktu beberapa jam  sehingga anak percaya /trust pada kita. Kenapa sih ketika menerapi anak dibutuhkan kepercayaan anak?

Karena mana mungkin anak menceritakan masalahnya pada kita, jika kita tidak mengerti dan memahami si anak. Cara mendekati anak ini merupakan tahap penting dalam suatu proses terapi. Kalau dengan klien dewasa membina kepercayaan klien itu relative lebih mudah dibandingkan dengan anak, namun terapinya lebh kompleks.

Menerapi anak itu mudah, tantangan terbesarnya adalah membuat anak merasa nyaman dengan diri kita, terapis, orang luar.

Biasanya saya selalu mengatakan hal seperti ini pada anak:

“ kamu datang kesini bukan sebagai anak yang bermasalah. Om yakin, kamu adalah anak yang pintar dan hebat. Om tidak percaya dengan kata-kata mama atau papa kamu, yang om percaya adalah kamu pasti punya alasan yang sangat kuat atas setiap tindakanmu. Sekarang om disini mau bantu kamu ,  apa yang sekarang om dapat lakuin buat kamu?”

Jadi disini kita menekankan pada si anak, bahwa anak datang ketempat kita bukan sebagai anak yang bermasalah. Hal ini akan membuat si anak merasa lebih nyaman.

Apakah PERMANEN?

Ini dia, karena masih anak-anak maka anak masih rentan untuk dapat berubah. Hipnoterapi anak bukan berarti kemudian orangtua bisa lepas tanggung jawab dari masalah anak. Yang penting saya udah terapiin si anak, kalau sianak ga bener juga berarti terapisnya yang bodoh.

Tidak bisa begitu, kita sebagai terapis hanya memfasilitasi aja. Ketika selesai terapi anak akan lebih baik, namun hal itu harus didukung oleh kondisi lingkungannya dalam hal ini adalah orangtuanya. Jika orangtuanya adalah sumber masalahnya dan tidak mau berubah , maka hasil terapi adalah nol besar atau sia-sia belaka.

Lain dengan kasus dewasa dimana anak sudah punya pendirian sendiri sehingga hasilnya pasti PERMANEN. Anak itu masih labil karena belum mempunyai pemikirannya sendiri, masih banyak dipengaruhi oleh factor orangtuanya.

Oleh karena itu untuk terapi anak saya selalu mensyaratkan ortunya juga harus mau diterapi jika dibutuhkan. Jika tidak mau , saya tidak akan terima untuk menerapi anak, karena akan sia-sia belaka.

Semoga bermanfaat,

Salam hidup lebih baik,

Jimmy